Hindari dan Ubah Nama-nama Buruk

........................................
Hindari
dan Ubah Nama-nama Buruk
........................................
oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah -hafizhahullah-
Masyarakat Islam di hari ini banyak mengalami
pergeseran nilai. Salah satu nilai yang mulai bergeser dan berubah dari yang
baik menuju yang buruk adalah perkara memberi nama, sehingga banyak diantara
mereka yang memberi nama bagi anak-anak atau saudaranya atau yang lainnya
dengan nama-nama yang tak diketahui asal-usulnya, bahkan mereka asal-asalan
dalam memberi nama.
Anda akan menemukan sebagian manusia menamai
anaknya dengan "Musyrikin", dengan dalih bahwa lafazh itu ada
dalam Al-Qur'an. Padahal maknanya buruk, yakni bermakna "orang-orang
yang berbuat syirik".
Sebagian komunitas muslim senang mengambil
nama-nama para "jagoan" kafir yang hebat dalam sebagian profesi, lalu
menyematkan nama-nama mereka pada anak-anaknya. Orang yang senang sepak bola,
maka mereka menamai anaknya dengan "Maradona", "Ronaldo",
"Backhem", "Lionel Messi", dan sederet bintang sepakbola yang lagi
beraksi di lapangan hijau. Bagi yang suka balapan, mereka namai anak-anak atau
kerabatnya dengan "Schumacher", "Rossi",
"Alonso", "Vettel" dan lainnya.
Orang suka musik, maka ia namai anaknya dengan
nama-nama para pemain musik, misalnya mereka namai anaknya dengan "Cobain",
"Michael Jackson", "Mick Jagger", "Ariel",
"Ahmad Dani", "Pasha" dan lainnya.
Perlu diketahui bahwa musik dan
pelakunya tercela dalam agama sebagaimana yang dijelaskan dalam banyak dalil
dari Al-Qur'an dan Sunnah.
Warna lain dari kesalahan dalam memberi nama,
ada sebagian orang yang suka membuat nama-nama yang sangat panjang bagi
anak-anaknya, sampai mereka sendiri susah menghafal nama anaknya. Realita ini
dapat kita temukan di kalangan para selebriti yang suka aneh-aneh, misalnya : Isabella
Mualiawati Fawzi, Ahmad Abdul Qadir Jaelani, Naysila Nafulany
Mirdad, Sabrang Mowo Damar Penuluh, dan masih banyak lagi contohnya.
Konon kabarnya, rekor nama
terpanjang
yang pernah disematkan pada seorang bayi dari Inggris dengan menyandang 27 kata
dengan nama lengkap berikut: Autumn Sullivan Corbett Fitzsimmons Jeffries Hart
Burns Johnson Willard Dempsey Tunney Schmeling Sharkey Carnera Baer Braddock
Louis Charles Walcott Marciano Patterson Johansson Liston Clay Frazier Foreman
Brown.
Semua kata itu adalah nama seorang anak di
Inggris. Namanya diambil dari 25 nama petinju top dari seluruh dunia. Sisa 2
adalah nama depan dan nama keluarga.
Ini sebagian realita yang ada di lapangan
kehidupan, banyaknya pelanggaaran dalam memberi nama, akibat kejahilan dan
jauhnya kebanyakan kaum muslimin dari agamanya.
1.
Nama-nama yang memperhambakan diri kepada selain
Allah, misalnya, Abdul Husain (Hamba Husain), Abdul Ka'bah (Hamba
Ka'bah), Abdul Ali (Hamba Ali), Abdul Muththolib dan lainnya
2.
Nama-nama yang khusus disandang oleh Allah,
misalnya, Ar-Rahman, Ar-Rahim, Al-Kholiq, Al-Bari, dan lainnya.
3.
Nama-nama asing yang khusus dipakai oleh orang
kafir, misalnya : Petrus, George, Diana, Christian, Paulus,
Alexander, dan lainnya.
4.
Nama-nama berhala, misalnya: Manat, Uzza,
Hubal, Isaf, Na'ilah, Brahma, Wisnu, Krisna, Siwa, Hanoman, Sidarta, Hercules,
Zeus, Fortuna, dan lainnya.
5.
Nama-nama yang mengandung penyucian diri, klaim
terhadap sesuatu yang tak ada pada dirinya dan kedustaan, seperti: Malikul
Amlak (Raja Diraja), Sulthonus Salathin (Penguasa Para Penguasa), Qodhil
Qudhoh (Hakim Segala Hakim), dan lainnya.
6.
Nama-nama setan, seperti: Ifrit, Khinzib dan
lainnya.
7.
Nama-nama yang dibenci oleh hati, karena
memiliki kandungan makna yang buruk atau dapat menimbulkan rasa risih dan malu
pada pemiliknya jika ia sudah besar, misalnya: boneka, bebek, kuda, dll.
8.
Nama-nama yang menimbulkan syahwat dan mengesankan
sesuatu yang tabu, seperti Cinta, Fatin (yang menggoda), Asmara , Cantik, Manis,
dan lainnya.
9.
Nama-nama orang fasik dari kalangan para artis,
penyanyi dan pemain film atau sandiwara.
10.
Nama-nama yang menunjukkan makna dosa dan
maksiat, seperti Zhalim bin Sarroq (Orang zalim anak Pencuri).
11.
Nama-nama hewan yang buruk, seperti: Kalb
(anjing), Himar (Keledai), Kird (Monyet), dan lainnya.
12.
Nama-nama yang diakhiri dengan kata "Din"
(agama) atau "Islam", karena akan mengandung pengakuan
dan bualan, seperti Taqiyuddin, Syarifudin, Shalihuddin, Saiful Islam, Nurul
Islam, Syihabuddin, Tajuddin, Nashiruddin, Ruknuddin dan lainnya.
13.
Nama-nama yang dirakit dari dua atau tiga nama,
seperti Muhammad Said, Muhammad Ali, Ali Bahar, Ali Sadikin, Shalih
Mahmud, Muhammad Nur Maulana, dan lainnya.
14.
Sebagian ulama membenci seseorang memakai
nama-nama malaikat, seperti Jibril, Israfil, Mikail, dan lainnya.
15.
Sebagian ulama membenci seseorang menggunakan
nama-nama sebagian surah dari Al-Qur'an, seperti Thoha, Yasin,
Hamim, Thoshin, dan lainnya.
Ketika Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-
mendengar ada seorang wanita bernama "Barroh" (yang baik), maka
beliau mengubahnya dengan Zainab.
Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-
bersabda,
لا
تزكوا أنفسكم ، فإن الله هو أعلم بالبرة منكن و الفاجرة ، سميها زينب
"Janganlah
kalian menyucikan diri kalian. Karena, Allah yang lebih tahu orang yang baik
dan fajir. Namailah ia dengan Zainab". [HR. Al-Bukhoriy dalam Al-Adab
Al-Mufrod (no. 821) dan Abu Dawud dalam Sunan-nya (4953).
Lihat Ash-Shohihah (210)]
Di kala beliau melihat seseorang bernama "Syihab" (nyala api), maka
beliau menggantinya dengan "Hisyam" (kedermawan).
Dari A'isyah -radhiyallahu anha-, ia
berkata,
ذكر
عند رسول الله صلى الله عليه وسلم رجلٌ يقال له : شهاب. فقال رسول الله صلى الله
عليه وسلم : "بل أنت هشام".
"Pernah
disebutkan di sisi Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- seorang lelaki
yang bernama "Syihab", maka Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam-
berkata, "Bahkan engkau adalah "Hisyam" (kedermawanan)". [HR. Al-Bukhoriy dalam Al-Adab
Al-Mufrod (no. 825), Ath-Thoyalisiy dalam Al-Musnad (1501),
Ibnu Hibban dalam Shohih-nya (5823), Ath-Thobroniy dalam
al-Kabir (442), dan Al-Hakim dalam Al-Mustadrok (4/227)]
Inilah sejumlah dalil menunjukkan bahwa nama-nama
buruk dan menyelisihi tuntunan agama merupakan nama-nama yang selayaknya
diubah.
Dalil-dalil itu juga menjelaskan bahwa nama-nama
para sahabat adalah pendek dan ringkas, tidak panjang seperti nama-nama orang
jahil di zaman ini.
Komentar
Posting Komentar