Minggu, 22 September 2019

Poligami di antara Dua Perasaan




Poligami di antara Dua Perasaan

Penulis : 
Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah -hafizhahullah-
[Pengasuh Ponpes Al-Ihsan Gowa, Sulsel]

Sabtu, 31 Agustus 2019

Hukum Memperingati Tahun Baru Hijriyyah dan Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyyah


Hasil gambar untuk ‫حكم الاحتفال بالسنة الهجرية‬‎

Hukum Memperingati Tahun Baru Hijriyyah
dan Ucapan Selamat Tahun Baru Hijriyyah

Penulis : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhahullah_

Rabu, 21 Agustus 2019

Sekeping Nasihat yang Mengubah Haluan Hidup Seorang Pemuda




Sekeping Nasihat yang Mengubah Haluan Hidup Seorang Pemuda

Penulis :
Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhahullah_
(Pengasuh Ponpes Al-Ihsan Gowa, dan Penceramah Rutin Radio An-Nashihah 88,2 FM Takalar)

Sabtu, 22 Juni 2019

Menyingkap Kepalsuan Wasiat Penjaga Kubur




Menyingkap Kepalsuan Wasiat Penjaga Kubur


Oleh :
Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.
-hafizhahullah-

Selasa, 18 Juni 2019

Argumen-argumen Wahyu tentang Kebatilan Para Penyembah Makhluk




Argumen-argumen Wahyu
tentang Kebatilan Para Penyembah Makhluk

oleh :
Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.
-hafizhahullah-

Rabu, 22 Mei 2019

People Power, bukan Sebuah Solusi!



People Power, bukan Sebuah Solusi!

Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.
-hafizhahullah-

Minggu, 07 April 2019

Jangan Berkiblat kepada Kaum Kafir Barat!




Jangan Berkiblat 
kepada Kaum Kafir Barat!

oleh : 
Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc.


Sebagian orang jahil dari kalangan kaum muslimin kadang tertipu dengan kemajuan orang-orang barat yang notabene beragama Yahudi atau Kristen.

Kemajuan teknologi dan dunia orang barat membutakan mata kaum muslimin sehingga merasa kecil hati dan minder dengan kondisi mereka yang terbelakang, dan pada gilirannya kaum muslimin membebek buta kepada kaum kafir barat, dan bangga dengan segala yang bermerek atau berbau barat.

Kondisi ini semakin diperparah oleh informasi yang dilancarkan orang-orang kafir bahwa mereka hebat dalam segala hal keduniaan, seperti teknologi, ekonomi, budaya, pendidikan, teknik perang, politik, dan lainnya.

Hal ini memberikan opini bahwa apa saja yang dibutuhkan oleh kaum muslimin, maka mereka harus belajar ke barat. Kondisi mereka sampai pada titik yang terparah, banyak anak-anak kaum muslimin yang belajar agama Islam ke barat.

Mengapa harus ke berkiblat barat?

Minggu, 31 Maret 2019

Bersolek ala Jahiliah




Bersolek ala Jahiliah

Oleh :
Ust. Abdul Qodir, Lc. & Ust. Abu Dawud

Roda kehidupan terus berjalan bagaikan air yang mengalir, tanpa penghalang. Perjalanan kehidupan ini dari zaman ke zaman terus mengalami perubahan. Era tahun 70-an berbeda dengan era tahun 80-an dan seterusnya.

Jika kita meneropong sebuah sudut kehidupan anak cucu Adam, khususnya kehidupan wanita dari zaman ke zaman, maka kita akan menemukan perubahan drastis sehingga muncullah istilah baru "Lain dulu, lain sekarang".

Dahulu wanita malu berkeliaran di luar rumah, dan berusaha menjaga kesucian dan kehormatan dirinya, karena mengikuti firman Allah,
{وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى} [الأحزاب: 33]
“Dan hendaklah kalian (kaum wanita) tetap di rumahmu dan janganlah kalian ber-tabarruj (berhias) dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu(QS. Al-Ahdzab: 33)

Kini, banyak wanita muslimah berkeliaran di jalan-jalan, kantor-kantor, pompa-pompa bensin, mall-mall dengan berbagai macam tabarruj (solekan dan gaya) ala jahiliah, mulai dari pakaian sempit, transparan, pendek lagi seksi, lalu dipoles dengan berbagai merek make up buatan dalam negeri ataupun buatan mancanegara.

Jumat, 22 Februari 2019

Meraih Manisnya Akhlak




Meraih Manisnya Akhlak

oleh : 
Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc.
_hafizhohulloh_

Akhlaq merupakan salah satu perkara yang dibawa dan didakwahkan oleh Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- di tengah umatnya.

Akhlak banyak memberikan pengaruh kepada kaum musyrikin sampai banyak diantara mereka yang masuk Islam karena melihat akhlaq Sang Nabi Pembawa Rahmat, Muhammad -Shallallahu alaihi wa sallam-.

Masyarakat Quraisy jahiliah adalah masyarakat yang menyembah makhluk, namun masih memiliki akhlaq yang karimah (mulia) yang mereka warisi dari orang-orang sholih sebelumnya.

Akhlaq yang mereka pelihara dahulu, seperti: menjaga malu, amanah, melayani para tamu, menjamu para jama'ah haji, menyambung silaturahmi, bersedekah, dan lainnya.

Ketika Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- datang menyelamatkan mereka dari kubang kesyirikan, dan dari sebagian penyimpangan akhlak, maka Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- membawa risalah Islam berupa Al-Qur'an dan Sunnah yang berisi akhlak yang amat sempurna lagi terpuji.

Dahulu akhlak hanya dalam batasan sempit, Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- memperluas cakupannya, sehingga mencakup akhlaq kepada Allah -Azza wa Jalla- dan akhlak kepada makhluk.

Inilah yang disinyalir oleh Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam-  dalam sabdanya,
إِنَّمَا بُعِثْتُ لأُتَمِّمَ مَكَارِمَ اْلأَخْلاَقِ
"Aku hanyalah diutus untuk menyempurnakan makarimul akhlaq (akhlaq-akhlaq yang mulia)". [HR. Al-Bukhoriy dalam Al-Adab Al-Mufrod (273), Ahmad dalam Al-Musnad (2/381/no. 8939), Al-Baihaqiy dalam As-Sunan Al-Kubro (10/191/no. 20571), Al-Hakim dalam Al-Mustadrok alaa Ash Shohihain (4221). Hadits ini di-shohih-kan oleh Syaikh Al-Albaniy dalam Shohih Al-Jami' (2349)]

Penampilan seorang manusia ada dua macam :
(1)  penampilan lahiriah dan
(2)  penampilan batin.

Penampilan lahiriah, seperti : ganteng, jelek, hitam, putih, buta, melihat, dan lainnya.

Penampilan batin, misalnya : malu, berani, pemurah, dermawan, suka membantu, suka melayani hajat orang lain tanpa pamrih, menyambung silaturahim.

Penampilan batin inilah yang biasa disebut “AKHLAQ”.

Jadi, akhlaq adalah penampilan batin yang dimiliki oleh seorang hamba dalam bermuamalah dengan yang lain. Akhlaq biasa disebut dengan istilah "adab", atau "suluk".

Al-Imam Jamaluddin Al-Qosimiy -rahimahullah- menjelaskan bahwa jika dari penampilan batin itu muncul perbuatan-perbuatan yang baik menurut akal dan syari'at, maka penampilan itu disebut dengan "akhlaq hasanah" (akhlaq yang baik) atau "akhlaq karimah" (akhlaq yang mulia). [Lihat Jawami' Al-Adab fi Akhlaq Al-Anjaab (hal. 138) yang dicetak dalam sebuah album kitab yang berjudul "Rosa'il fil Akhlaq", cet. Dar Al-Bashiroh, Mesir]

Allah -Ta'ala- dan Nabi -Shallallahu 'alaihi wa sallam- ketika memuji akhlaq di dalam Al-Qur'an dan hadits, maka yang dimaksud ialah AKHLAQ KARIMAH.

Diantara keutamaan akhlaq yang disebutkan oleh Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- :

Selasa, 22 Januari 2019

Doa-doa Penting di Musim Hujan




Doa-doa Penting di Musim Hujan

Oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhahullah_
[Pengasuh Ponpes Al-Ihsan]

Musim hujan merupakan salah satu musim yang sering menghampiri kaum muslimin Indonesia dan negara-negara lainnya. Setiap tahunnya, hujan pasti “menyapa” kita, dan kadang pula disertai oleh angin kencang dan awan hitam.

Hujan yang turun dari awan, tidak selamanya membawa rahmat dan rezki dari langit. Kadang ia datang membawa musibah dan petaka bagi manusia.

Selasa, 01 Januari 2019

“Peringatan Tahun Baru Masehi”, Sebuah Kemungkaran Besar di Tengah Umat Islam




“Peringatan Tahun Baru Masehi”, 
Sebuah Kemungkaran Besar di Tengah Umat Islam


Oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhohulloh_