Sabar adalah Harta Karun yang Tersembunyi
🔰 Sabar adalah Harta Karun yang Tersembunyi
Penulis: Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah Al-Bughisiy -hafizhahullah-
Kesabaran
adalah salah satu sifat yang paling agung dalam kehidupan seorang muslim.
Dengannya, seseorang mampu menghadapi berbagai ujian, menahan diri dari
maksiat, dan tetap istiqamah dalam ketaatan kepada Allah -Ta’ala-.
Tidak semua
orang mampu bersabar; kesabaran membutuhkan kekuatan hati, keteguhan iman, dan
keyakinan yang kokoh kepada janji Allah -Tabaroka wa ta’ala- bagi orang-orang
menghiasi diri dengan kesabaran.
Keadaan ini
dapat diibaratkan seperti seseorang yang menggali tanah untuk mencari harta
karun. Ia harus bersusah payah, menahan lelah, dan tidak mudah menyerah. Ketika
ia bersabar dalam usahanya, ia akan mendapatkan sesuatu yang sangat berharga.
Demikian pula
kesabaran; ia terasa berat di awal, tetapi hasilnya adalah kebaikan yang besar
dan kemuliaan di sisi Allah -Azza wa jalla-.
Seorang ulama
dan tokoh tabi’in, Al-Hasan al-Basriy -rahimahullah- berkata,
«الصَّبْرُ
كَنْزٌ مِنْ كُنُوزِ الْخَيْرِ، لَا يُعْطِيهِ اللَّهُ إِلَّا لِعَبْدٍ كَرِيمٍ
عَلَيْهِ»
أخرجه ابن أبي الدنيا في
"الصبر والثواب عليه" (رقم: 16)
“Kesabaran
adalah harta karun dari sekian banyak harta karun kebaikan. Allah tidak
memberikannya, kecuali kepada hamba yang mulia di sisi-Nya.”
Diriwayatkan
oleh Ibnu Abi ad-Dunya dalam Ash-Shobr wa ats-Tsawab ‘Alaih (no.
16)
Kesabaran
adalah kunci yang membuka banyak pintu kebaikan. Dengan kesabaran, seorang
hamba mampu melewati ujian hidup, menjaga dirinya dari maksiat, dan tetap teguh
dalam ketaatan kepada Allah.
Oleh karena
itu, Allah -Azza wa jalla- memuji orang-orang yang bersabar dan menjanjikan
balasan yang besar bagi mereka, sebagaimana yang tersebut dalam firman-Nya,
إِنَّمَا يُوَفَّى
الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Sesungguhnya
hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Suroh Az-Zumar: 10)
Rasulullah -shallallahu
'alaihi wasallam- juga bersabda,
وَمَا
أُعْطِيَ أَحَدٌ عَطَاءً خَيْرًا وَأَوْسَعَ مِنَ الصَّبْرِ
“Tidaklah
seseorang diberikan suatu pemberian yang lebih baik dan lebih luas daripada
kesabaran.”
[Hadits Riwayat
Imam Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (no. 1469) dan dan Muslim dalam
Shohih-nya (no. 1053)]
Hendaknya
setiap muslim berusaha menghiasi dirinya dengan kesabaran dalam segala keadaan.
Kesabaran bukan
hanya sekadar menahan diri sikap yang tercela, tetapi juga tanda kemuliaan
seorang hamba di sisi Allah -Tabaroka wa ta'ala-.
Barangsiapa
yang bersabar, ia akan mendapatkan pertolongan, ketenangan, dan balasan yang
tidak terhingga dari Allah -Azza wa jalla- di dunia maupun di akhirat.
Faedah
dari Nasihat ini:
Berikut
beberapa petikan faedah dari nasihat Al-Hasan al-Basri رحمه الله tentang
kesabaran:
1/ Kesabaran
adalah Harta yang Sangat Berharga
Kesabaran
disebut sebagai “harta karun”, menunjukkan bahwa nilainya sangat tinggi dan
tidak mudah didapatkan.
2/ Kesabaran
merupakan Kumpulan Kebaikan
Di dalam
kesabaran terdapat banyak kebaikan, seperti ketenangan hati, kekuatan iman, dan
kemampuan menghadapi ujian.
3/ Kesabaran
adalah Anugerah dari Allah
Tidak semua
orang mampu bersabar; kesabaran adalah pemberian khusus dari Allah kepada hamba
yang Dia kehendaki.
4/ Kesabaran
adalah Tanda Kemuliaan di Sisi Allah
Orang yang
diberi kesabaran menunjukkan bahwa ia memiliki kedudukan yang mulia di sisi
Allah.
5/ Kesabaran Membutuhkan
Usaha dan Latihan
Meskipun
merupakan karunia, kesabaran juga perlu dilatih dengan menahan diri dan memperkuat
iman.
6/ Kesabaran
adalah Kunci Menghadapi Ujian
Dengan
kesabaran, seseorang mampu melewati berbagai kesulitan tanpa terjatuh dalam
keputusasaan.
7/ Kesabaran Membawa
kepada Pahala yang Besar
Karena termasuk
sifat yang dicintai Allah, maka kesabaran akan mendatangkan ganjaran yang besar
di dunia dan akhirat.
Makassar, 10 Syawwal 1447 H

Komentar
Posting Komentar