Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Hadits Palsu dalam Ihya' Ulumiddin [Serial Hadits Lemah dan Palsu (04)]

Gambar
Hadits Palsu dalam Ihya' Ulumiddin Serial Hadits Palsu & Lemah (04) oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah -hafizhahullah- ============================================== Para ulama hadits menjelaskan bahwa kitab Ihya' Ulumiddin, karya Al-Ghozaliy adalah salah satu kita yang banyak mengandung hadits-hadits lemah dan palsu, bahkan tak ada asalnya, misalnya hadits di bawah: التَّائِبُ حَبِيْبُ اللهِ "Orang yang bertobat adalah kekasih Allah".

Jangan Lupa Adab ini, Saat Bermajelis!

Gambar
    Jangan Lupa Adab ini, Saat Bermajelis! ============================================== oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah - hafizhahullah - ============================================== Setiap orang pasti biasa melakukan kumpul-kumpul dan duduk bersama dengan beberapa orang untuk mendengarkan ceramah, atau rapat dan lainnya. Ini yang kita kenal dengan majelis. Sebagian orang melakukan perkumpulan dan majelis bersama dengan kelompok, teman kerja, atau bersama kaum muslimin. Namun disana ada sebuah hal yang sering dilalaikan oleh banyak orang diantara mereka bahwa bermajelis dan berkumpul memiliki adab-adab yang perlu dijaga saat berada di majelis. Salah satu diantara adab yang sering dilalaikan oleh mereka di majelis-majelis, "adab berdzikir dan bersholawat" kepada Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam-. Inilah yang pernah diingatkan oleh Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam - dalam sebuah sabdanya, مَا جَلَسَ قَوْمٌ مَجْلِسًا لَمْ ...

Keyakinan dan Kebiasaan Jahiliah yang Wajib Anda Jauhi dalam Kehidupan Anda

Gambar
Keyakinan dan Kebiasaan Jahiliah yang Wajib Anda Jauhi dalam Kehidupan Anda ===================================== oleh :  Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah   - hafizhahullah - ===================================== Nabi Muhammad - Shallallahu alaihi wa sallam - diutus oleh Allah - Azza wa Jalla - kepada umat manusia untuk menjelaskan yang haq dan batil. Perkara haq (kebenaran) adalah semua perkara yang dibenarkan oleh Allah - Azza wa Jalla - dalam kitab-kitab-Nya atau melalui penjelasan para rasul-Nya. Sebaliknya, perkara kebatilan adalah semua perkara yang dingkari dan dilarang oleh syariat, walaupun dianggap "baik" oleh kaum jahiliah!!! Inilah yang kita kenal dengan "perkara jahiliah" yang dahulu dilakoni oleh kaum jahiliah Quraisy dan lainnya dari kalangan kaum kafir. Kebiasaan jahiliah ini dilarang oleh Allah untuk diikuti oleh kaum muslimin, sebab ia adalah kebatilan yang menyebabkan kerugian di dunia dan akhirat. Allah...

Hukum Donor Darah dan Mengambil Uang dan lainnya dari Kegiatan Donor itu

Gambar
Hukum Donor Darah dan Mengambil Uang dan lainnya dari Kegiatan Donor itu  ================================== oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah - hafizhahullah - ================================== Donor darah sebuah amal kemanusiaan yang amat didorong dalam agama kita. Ia merupakan sebuah manifestasi dari ayat-ayat Al-Qur'an dan hadits-hadits yang shohih dari Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam-. Allah - Tabaroka wa Ta'ala - berfirman di dalam Al-Qur'an Al-Aziz, مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا [المائدة : 32] "Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia (si pembunuh) telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehid...

Do'a keluar WC [Silsilah Hadits Palsu dan Lemah (no. 03)]

Gambar
Do'a keluar WC [Silsilah Hadits Palsu dan Lemah (no. 03)] oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah -hafizhahullah- Ada sebuah hadits yang menyebutkan do'a keluar WC. Do'a ini banyak disebarkan dan dimasyurkan di dalam buku-buku panduan  TPA dan TQA . Ternyata haditsnya dho'if (lemah) sebagaimana dalam penjelasan berikut ini: Adapun lafazh hadits dan doa itu : الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِيْ أَذْهَبَ عَنِّيَ الْأَذَى وَعَافَانِيْ " Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan dariku gangguan (kotoran) ini, dan telah menyehatkan aku". [HR. Ibnu Majah dalam Sunan -nya (301)]

Qona'ah, Perbendaharaan Seluas Samudra

Gambar
Qona'ah, Perbendaharaan Seluas Samudra oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah -hafizhahullah- Hidup di zaman modern ini, kebanyakan manusia cenderung membutuhkan banyak fasilitas dan sarana yang dapat membahagiakan dirinya, sehingga sebagian orang merasa sempit hatinya saat melihat orang-orang yang diberi karunia oleh Allah berupa berbagai macam harta benda dan fasilitas. Dia pun menyangka bahwa itulah kekayaan yang hakiki. Sebaliknya, ia menyangka dirinya yang tidak memiliki semua itu adalah miskin dan fakir. Benarkah semua itu? Tentu saja ini tak benar, sebab kekayaan hakiki bukanlah dengan banyaknya harta benda, tapi kelapangan hati yang dimiliki oleh seorang hamba. Itulah yang kita kenal dalam agama dengan sifat QONA'AH (merasa puas dan cukup dengan pemberian Allah) Rasulullah - Shallallahu alaihi wa sallam - bersabda kepada Abu Dzarr - radhiyallahu anhu -, يا أبا ذر ، أترى كثرة المال هو الغنى ؟ قلت : نعم يا رسول الله . قال : فترى قلة المال ...

Berdzikir dengan Alat Tasbih [Serial Hadits Palsu dan Lemah (no. 2)]

Gambar
Berdzikir dengan Alat Tasbih [Serial Hadits Palsu dan Lemah (no. 2)] oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah -hafizhahullah- Berdzikir adalah ibadah yang harus didasari dengan keikhlasan dan mutaba'ah (keteladanan) kepada Nabi -Shollallahu 'alaihi wasallam- . Karenanya, seorang tidak dianjurkan menggunakan alat tasbih, ketika ia berdzikir. Sebab, tidak ada contohnya dari Nabi - Shallallahu 'alaihi wa sallam- tentang berdzikir dengannya. Beliau hanya berdzikir dengan jari-jemarinya. Adapun hadits berikut yang menganjurkan berdzikir dengan rosario (alat tasbih), maka ia adalah hadits maudhu'  (palsu), tidak boleh dijadikan hujjah dalam menetapkan sunnahnya berdzikir dengan alat tasbih . Bunyi hadits palsu itu begini : نِعْمَ الْمُذَكِّرُ السُّبْحَةُ وَإِنَّ أَفْضَلَ مَا يُسْجَدُ عَلَيْهِ الْأَرْضُ وَمَا أَنْبَتَتْهُ الْأَرْضُ "Sebaik-baik pengingat adalah alat tasbih. Sesungguhnya sesuatu yang paling afdhol untuk ditempati ber...

Cinta Kekuasaan dan Ketenaran telah Menjangkiti Jiwamu

Gambar
  Cinta Kekuasaan dan Ketenaran telah Menjangkiti Jiwamu oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah - hafizhahullah - Kekuasaan dan ketenaran adalah dua perkara yang banyak mencelakakan manusia. Kekuasaan akan mendorong manusia untuk memperbanyak dan memperkuat pengikut . Sedangkan ketenaran akan menyeret seseorang untuk menjilat dan mencari-cari perhatian manusia dalam beramal. Akibatnya, dua penyakit ini membuat para pencintanya akan melakukan segala hal dalam meraih keduanya. Orang-orang yang haus kekuasaan dan ketenaran akan memuaskan hawa nafsu dan tendensi hinanya dengan melakukan segala cara demi meraih hal itu!! Hanya saja caranya kadang halus sekali sehingga tak ada yang tahu, kecuali dia dan Allah - Azza wa Jalla -. Penyakit cinta kekuasaan dan ketenaran ini, bukan hanya menyerang orang-orang jahil diantara manusia, bahkan ia juga menyerang orang-orang berilmu.

Kabar Gembira dan solusi di Tengah Keterpurukan Umat

Gambar
Kabar Gembira dan solusi di Tengah Keterpurukan Umat   oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah - hafizhahullah - Dimana-mana kita telah menyaksikan, mendengar dan mendapatkan berita tertekan atau tertindasnya Islam dan kaum muslimin. Sebaliknya kaum kafir semakin menunjukkan taring kebuasannya di hadapan kaum muslimin bagaikan singa yang siap menerkam mangsanya. Islam dan pengikutnya selalu disempitkan geraknya oleh orang-orang kafir sehingga kebenaran yang akan disuarakan oleh penegak dan pembawa panji kebenaran terpinggirkan, bahkan hampir tenggelam oleh kekuatan kaum kafir dan segala makarnya dalam memadamkan cahaya kebenaran Islam. Allah - ta'ala - berfirman, يُرِيدُونَ أَنْ يُطْفِئُوا نُورَ اللَّهِ بِأَفْوَاهِهِمْ وَيَأْبَى اللَّهُ إِلَّا أَنْ يُتِمَّ نُورَهُ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ (32) هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ (33) [التوبة/32، 3...

Kisah Harut dan Marut (Serial Hadits Palsu dan Lemah)

Gambar
Kisah Harut dan Marut (Serial Hadits Palsu dan Lemah) oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah - hafizhahullah - Hadits palsu, dan berita isra'iliyyat banyak bertebaran di dalam kitab-kitab. Ambil saja sebagai contoh, hadits tentang Harut, dan Marut. Oleh karenanya, saat membaca sebagian kitab-kitab tafsir, seorang harus pandai memilah, dan memilih hadits, jangan sampai memilih hadits palsu, atau berita Isra'iliyyat yang diadopsi dari Taurat, dan Injil, atau dari ucapan para pendeta dan mantan pendeta yang masuk ke dalam Islam, seperti hadits berikut: إِنَّ آدَمَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا أَهْبَطَهُ اللهُ تَعَالَى إِلَى اْلأَرْضِ قَالَتِ الْمَلاَئِكَةُ أَيْ رَبِّ (أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قَالَ إِنِّي أَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُونَ [البقرة : 30]) قَالُوْا رَبَّنَا نَحْنُ أَطْوَعُ لَكَ مِنْ بَنِيْ آدَمَ قَالَ اللهُ تَعَالَى لِلْمَلاَئِكَةِ هَلُمُّوْا...

Menyombongkan Diri telah Membinasakanmu Wahai Saudaraku!!

Gambar
Menyombongkan Diri telah Membinasakanmu Wahai Saudaraku!! oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah - hafizhahullah - Suatu perkara yang membuat sebagian orang jauh dari kebenaran dan tak mau rujuk kepadanya, adanya sifat sombong pada dirinya. Kesombongan itu telah bercokol dalam dirinya karena dilatari oleh beberapa sebab, seperti ia melihat dirinya lebih tinggi dan mulia, sedang orang lain lebih hina dan rendah di matanya!! Lebih miris lagi, bila kesombongan menjadi pendorong bagi kita dalam membela kebatilan dan para pelakunya, seperti yang dilakukan oleh sebagian orang munafikin Indonesia ; rela menolak kebenaran demi membela kekafiran dan pemeluknya. Di lain sisi, ketika Islam dan Al-Qur'an dilecehkan, malah ia tenang dan hatinya yang membatu tidak bergeming sedikitpun, bahkan memberikan pembelaan kepada kaum penghina Al-Qur'an, lalu selanjutnya berusaha dengan gigihnya menjatuhkan kredibilitas dan kedudukan tinggi para ulama umat.

Agama Melarangmu Menjadikan Kaum Kafir sebagai Pemimpinmu

Gambar
Agama Melarangmu Menjadikan Kaum Kafir sebagai Pemimpinmu oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah - hafizhahullah - Sebuah kenyataan pahit di hari-hari ini, sebagian kaum muslimin yang kurang mengerti agama menganggap ringan persoalan "MENGANGKAT ORANG KAFIR" sebagai pemimpin atas mereka. Padahal perkara ini amat diperingatkan di dalam Al-Qur'an dan Sunnah Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- bahwa kaum muslimin amat dilarang dari memilih dan mengangkat orang kafir sebagai pemimpin atas mereka. Larangan itu tentunya datang dari langit, karena besarnya bahaya, kehancuran, dan kerugian (madhorot) yang akan menimpa kaum muslimin. Agar kita mengerti sebab, hikmah dan sisi pengharaman memilih dan mengangkat orang kafir sebagai pemimpin dan penguasa atas kaum muslimin, maka ada baiknya anda melihat beberapa sisi berikut. Segi Pertama: Tugas utama seorang pemimpin dan pemerintah muslim adalah menegakkan syariat Allah, meninggikan agama Allah, mengatur ur...

Amalan Manis, Berbuah Pahit

Gambar
Amalan Manis, Berbuah Pahit oleh : Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah - hafizhahullah - Seorang harus selalu waspada dengan dirinya saat ia beramal ibadah dan ketaatan kepada Allah -Azza wa Jalla-. Sebab, sebagian orang, atau bahkan banyak diantara manusia yang tertipu dengan amal sholih yang dia kerjakan. Dia pun berbangga dan sombong dengan amal sholih yang telah ia tunaikan. Ia tak punya usaha mengecek dan menimbang amal sholihnya, apakah diterima di sisi Allah atau tidak. Jika amalnya diterima dan diberi ganjaran pahala dan surga, maka itulah kebaikan besar yang harus ia syukuri. Namun jika amal sholihnya ternyata tidak diterima, maka ini adalah dua kerugian: kerugian dunia dan akhirat!!