Salah dalam Tawakkal oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc. -hafizhahullah- Seorang pemuda pernah mengisahkan kejadian yang ia alami kepada seorang bapak tua yang ia yakini berilmu, namun hakikatnya jahil. Dia bercerita bahwa saat ia mengendarai perahu, tiba-tiba angin bertiup kencang, sehingga menyebabkan dirinya ketakutan dan panik. Bapak tua itu berkata, "Di saat seperti itu, panggillah nama Nabi Khidhir, karena ia adalah nabi penjaga air, niscaya kamu akan selamat!!" Di dalam kisah ini terdapat tiga hal yang perlu diluruskan. Pertama , keberadaan Nabi Khidhir. Yang benar bahwa beliau telah lama mati sebelum lahirnya Nabi Muhammad -Shallallahu alaihi wa sallam-. Kedua , kedudukannya sebagai nabi air. Ini juga pernyataan yang tak didasari oleh dalil wahyu. Ketiga , bapak tua itu mengajarkan kepada si pemuda agar bertawakkal kepada Nabi Khidhir – alaihis salam -. Ini adalah kesalahan fatal, sebab perbuatan ini (yakni, bertawakkal ...