Postingan

Ternyata Perkara-perkara ini tidak Membatalkan Wudhu' Anda

Gambar
Ternyata Perkara-perkara ini tidak Membatalkan Wudhu' Anda Oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhahullah_ Wudhu' merupakan ibadah yang rutin dikerjakan oleh kaum muslimin saat hendak melakukan sholat, thowaf , tidur atau membaca Al-Qur'an, dan lainnya. Walaupun ibadah wudhu' ini sering kita kerjakan, namun masih banyak diantara kita yang keliru dan salah sangka tentang hal-hal yang berkaitan dengannya. Diantara perkara yang disalah pahami oleh mereka, yaitu pembatal-pembatal wudhu'. Terkadang mereka menyangka suatu perkara membatalkan wudhu', tapi ternyata tidaklah membatalkan wudhu’, seperti perkara-perkara berikut :

Pandangan Syariat tentang Ibadah di sisi Kubur

Gambar
Pandangan Syariat tentang Ibadah di sisi Kubur Oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhahullah_ Beribadah kepada Allah merupakan perkara yang amat penting dan memiliki kedudukan tinggi. Karenanya, Allah dan Rasul-Nya menetapkan bahwa ibadah yang sah dan mendapatkan pahala adalah ibadah yang didasari oleh dua syarat : ikhlash dan mutaba’ah (mengikuti petunjuk Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam -). Jadi, ibadah bukanlah permainan atau sesuatu yang tak memiliki aturan!! Ibadah tidak hanya butuh keikhlasan niat dalam menunaikannya, tapi juga harus mutaba’ah (mengikuti sunnah atau petunjuk Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- )!

Ilmu Agama, Jalan Terbaik menuju Surga

Gambar
Ilmu Agama, Jalan Terbaik menuju Surga oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhohulloh_ Setiap insan menginginkan dirinya termasuk golongan yang selamat dari api neraka, walaupun ia adalah manusia yang paling berdosa, sebab fitrah manusia selalu mencari jalan dan sebab yang membahagiakan dirinya. Tak ada yang meluputkan kebahagiaan pada dirinya, kecuali orang gila dan sinting saja, ataukah orang yang menyerupainya! Manusia dalam mencari jalan menuju surga memiliki berbagai macam cara dan usaha.

Fiqih Indah dalam Berpoligami

Gambar
Fiqih Indah dalam Berpoligami oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _ hafizhohulloh _ Poligami adalah syariat yang tinggi di sisi Allah _ azza wa jalla _. Ia merupakan solusi yang terbaik dalam mengatasi sebagian perkara sosial bagi sebagian orang. Walaupun seseorang terkadang merendahkan kedudukan poligami dengan sikap dan tindakannya yang mencoreng nama baik syariat “poligami” ini. Karenanya, penting kiranya kita memahami seluk-beluk poligami agar kita tidak salah dalam mempraktikkannya, atau tidak keliru menempatkannya dan tidak pula merendahkan kedudukannya. Al-Imam Muhammad bin Ali Asy-Syaukaniy Al-Yamaniy _ rahimahulloh _ berkata,

Kisah Palsu Anak Yatim di Hari Ied

Gambar
Kisah Palsu Anak Yatim di Hari Ied Oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhahullah_ Kisah palsu yang disandarkan kepada Rasulullah -Shallallahu alaihi wa sallam- , teramat banyak jumlahnya. Semua itu disebabkan karena beberapa faktor. Diantaranya , tersebarnya kejahilan di kalangan kaum muslimin tentang ilmu hadits. Tak luput, kejahilan tentang ilmu hadits ini, juga mewarnai sebagian besar muballigh dan dai kita. Padahal Rasulullah - Shallallahu alaihi wa sallam - jauh hari telah bersabda, وَمَنْ كَذَبَ عَلَيَّ مُتَعَمِّدًا فَلْيَتَبَوَّأَ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ " Barangsiapa yang berdusta atas namaku dengan sengaja, maka hendaklah ia mengambil tempat duduknya di neraka". [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih -nya(110), dan Muslim dalam Shohih -nya (3)] Al-Allamah Ibnul Arabiy Al-Malikiy - rahimahullah - berkata, أَنَّ الحَدِيث الضَّعِيف لَا يُعْمَلُ بِهِ مُطلقًا "Hadits dho'if tidak boleh diamalkan secara mutlak". [Lihat...

Persembahan dan Sesajen Kesyirikan

Gambar
Persembahan  dan Sesajen Kesyirikan oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _hafizhahullah_ Peristiwa meletusnya Gunung Merapi di daerah Jogjakarta tahun 2010 M ini, banyak meninggalkan kenangan dan tragedi yang menguji dan menyaring keimanan kaum muslimin Nusantara. Banyak orang yang sadar dan kembali kepada Allah, dan banyak juga yang semakin jauh dari agama Allah, bahkan semakin buruk dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Golongan yang pertama mulai tahu dan sadar bahwa segala musibah yang Allah takdirkan tak akan tertangguhkan dan tak ada yang mampu menahannya, selain Allah. Walaupun semua makhluk bersatu menghalanginya, jika Allah menetapkan waktu kejadiannya, maka pasti terjadi. Golongan yang pertama ini adalah kaum beriman. Golongan yang kedua semakin lalai dan sengsara, sebab mereka menyangka bahwa musibah Merapi terjadi, bukan terjadi atas kehendak Allah, tapi adanya campur tangan makhluk-makhluk halus yang mereka yakini sebagai pe...

Hadits Palsu : Sholat Jumat, Hajinya Orang Fakir

Gambar
Hadits Palsu : Sholat Jumat, Hajinya Orang Fakir Oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. _ hafizhahullah _ Ibadah haji adalah ibadah yang dicita-citakan oleh setiap orang sehingga setiap orang berusaha mengumpulkan harta demi ibadah itu. Namun sebagian diantara manusia ada yang tidak sempat melaksanakannya sehingga ia bersedih. Tapi kesedihan itu hilang karena ia mendengarkan sebuah hadits berikut : الدَّجَاجُ غَنَمُ فٌقَرَاءِ أُمَّتِيْ، وَاْلجُمُعَةُ حَجُّ فُقَرَائِهَا "Ayam adalah kambingnya orang fakir dari kalangan umatku, dan shalat jum'at hajinya orang fakir mereka" .[HR. Ibnu Hibban dalam Al-Majruhin (3/90)] Tapi ternyata sayangnya hadits ini palsu sehingga seorang muslim tidak boleh meyakini dan mengamalkannya.