Hadits Palsu tentang Sayur Pengusir Setan

 


Hadits Palsu tentang Sayur Pengusir Setan


Penulis :

Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc. 

-hafizhahullah-

 

Diantara tanda hadits palsu, hadits itu diriwayatkan dengan lafazh jelek yang membuat orang tertawa dan mengolok-oloknya.

 

Sebagian ulama hadits juga menyebutkan bahwa hadits maudhu’ (palsu) terkadang muncul karena ada tendensi sebagian orang yang ingin melariskan dagangan atau pekerjaannya, seperti hadits berikut :

 

زَيِّنُوْا مَوَائِدَكُمْ بِالْبَقْلِ, فَإِنَّهُ مَطْرَدَةٌ لِلشَّيْطَانِ مَعَ التَّسْمِيَةِ

"Hiasilah hidangan kalian dengan sayuran, karena ia adalah pengusir setan bersama "Bismillah"".

 

[HR. Abdur Rahman bin Nashr Ad-Dimasyqiy dalam Al-Fawa'id (2/229/1), Ibnu Hibban dalam Adh-Dhu'afaa' (2/186), Abu Nu'aim dalam Akhbar Ashbihan (2/216/no. 1748)]

 

Hadits ini palsu, karena di dalam sanadnya terdapat Al-Alaa' bin Maslamah, seorang pemalsu hadits.

 

Karenanya, Syaikh Al-Albaniy menyatakan bahwa hadits ini palsu dalam Adh-Dho'ifah (no. 20).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Judi Gelap 'Togel', Hukumnya dalam Agama

Doa-doa Penting di Musim Hujan