Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2018

Mewaspadai Kesyirikan dan Kekafiran

Gambar
Mewaspadai Kesyirikan dan Kekafiran oleh :  Ust. Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc.  -hafizhahullah- Banyak orang yang masuk ke dalam agama Islam dan menganutnya secara serampangan dan semata taklid kepada lingkungan sekitarnya dan mengikuti adat istiadat orang tuanya. Ketika kita menyaksikan sebagian diantara mereka melakukan ritual kesyirikan (misalnya, menyembelih untuk mayat atau kubur), maka serta-merta ia menyangkal bahwa ia hanya mengikuti orang tuanya yang sudah lama menganut Islam. Apalagi menurutnya bahwa kalau seseorang “terdaftar” sebagai orang Islam, maka ia tak mungkin keluar lagi dari Islam; apapun yang ia lakukan, walapun itu kesyirikan dan kekafiran. Para pembaca yang budiman, kesyirikan pasti terjadi pada umat ini. Karenanya, seseorang harus merasa khawatir jangan sampai dirinya terjerumus ke dalam suatu ritual kesyirikan dan kekafiran yang akan membinasakan dirinya, bahkan akan memurtadkan dirinya. Sementara dirinya masih tetap men...

Sebagian Kesalahan dalam Sujud saat Menunaikan Ibadah Sholat

Gambar
Sebagian Kesalahan dalam Sujud saat Menunaikan Ibadah Sholat oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. – hafizhahullah - Banyak diantara kaum muslimin yang tidak mengerti arti sebuah sujud sehingga ia sering salah sujud. Ia tidak memahami cara sujud yang benar saat ia bersujud dalam sholat. Pemandangan seperti ini mungkin sering anda temukan dengan adanya sebagian diantara orang-orang yang sholat, ia salah dalam sujudnya. Disinilah pentingnya seseorang untuk selalu menambah ilmu tentang ibadah yang ia kerjakan. Dalam beribadah, jangan hanya beribadah dengan dasar taqlid buta kepada orang tua atau kebanyakan manusia, sebab kebanyakan orang tak mengerti tentang ilmu dan agamanya. Seorang muslim tak boleh membebek kepada orang lain, tanpa ada usaha dalam mengilmui sesuatu yang akan ia lakukan atau ia yakini. Para pembaca yang budiman, diantara sunnah (petunjuk) yang diajarkan oleh Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam -, seseorang merapatkan tujuh ...

“Jangan Mencela Para Sahabat !!”

Gambar
“Jangan Mencela Para Sahabat !!”  o leh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. - hafizhahullah - Para sahabat Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- merupakan generasi terbaik yang dipilih oleh Allah -Subhanahu wa Ta’ala- untuk menemani Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- dalam memperjuangkan, dan menyebarkan Islam. Jasa mereka kepada Islam dan kaum muslimin amat besar. Namun sangat disayangkan, pada hari ini muncul generasi yang jelek berusaha merendahkan para sahabat, menghina mereka, bahkan menganggap mereka munafiq dan kafir, na’udzu billah. Usaha merendahkan dan mencela sahabat, muncul dengan berbagai macamnya. Ada yang menghina sahabat dengan alasan “Studi Kritis Sejarah Islam” , atau “Pembelaan Terhadap Ahlul Bait” , dan berbagai macam slogan yang berakhir pada satu muara, yaitu mencela sahabat Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- . Parahnya lagi, jika usaha busuk ini diusung oleh para mahasiswa muslim. Ini tentunya menyalahi adab dan aq...

Sholat Bersandal

Gambar
Sholat Bersandal oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. Banyak diantara sunnah (petunjuk) dari Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- , mulai sirna di tengah manusia. Akhirnya, mereka pun meninggalkannya dan mengutuk orang yang mau mengamalkan sunnah Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam- dan mau menghidupkannya. Parahnya lagi, manusia menuduh si pengamal Sunnah sebagai orang, di kala ia mengamalkan suatu sunnah. Diantara sunnah yang dianggap asing oleh manusia, Sholat Bersandal , yakni sholat dengan menggunakan sandal atau alas kaki lainnya (seperti : kaos kaki, sepatu dan sejenisnya) saat   menunaikan sholat, baik itu di masjid atau pun di tempat lain. Padahal kalau kita mau mengadakan riset dan penelitian ilmiah dalam perkara ini, maka hadits-hadits tentang sholat bersandal ternyata mencapai derajat mutawatir ‘banyak yang meriwayatkannya’. Hadits-hadits seputar permasalahan ini datang dari Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam - dalam bentuk pe...