Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

Awas, Ada Syiar Kekafiran di Balik Terompet Tahun Baru

Gambar
Awas, Ada Syiar Kekafiran di Balik Terompet Tahun Baru oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. Di sepanjang jalan, sebelum datangnya malam tahun baru, kita menyaksikan banyak pedagang kaki lima memajang dan menjajakan berbagai macam terompet. Terompet-terompet itu digunakan untuk memeriahkan malam tahun baru. Sementara itu banyak orang yang silih berganti singgah untuk menawar dan membelinya. Di bulan Desember, para pedagang terompet melariskan ratusan, bahkan mungkin ribuan terompet, sehingga disana-sini kita mendengarkan hingar-bingar suara terompet yang ditiup oleh orang-orang, mulai dari orang besar sampai anak kecil yang masih lugu. Kita hidup di kota, tapi terasa di hutan karena seringnya kita mendengarkan suara terompet yang menyerupai suara gajah yang mengamuk!! Tiup-meniup terompet sudah menjadi kebiasaan masyarakat Indonesia raya dalam menyambut tahun baru. Tragisnya, mereka tak memahami arti dan fungsi terompet dalam sejarah perkembangan...

Segenggam Sedekah Untuk Segudang Pahala

Gambar
Segenggam Sedekah Untuk Segudang Pahala Oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. -hafizhahullah- Shadaqah (sedekah) adalah perkara yang amat dianjurkan di dalam agama yang suci ini. Dengannya, tercipta suasana ta'aawun (kerjasama) dan ta'aadhud (saling menopang) antara kaum muslimin sebagai bentuk mahabbah (cinta) dan mawaddah diantara mereka. Sedekah memiliki banyak bentuk dan nama. Sedekah ada yang wajib (seperti, zakat, bayar kaffaroh, nafkah bagi keluarga), dan ada yang mustahab 'tidak wajib' (seperti, bersedekah kepada fakir-miskin, membangun masjid, mendanai majelis ilmu dan pesantren serta lainnya). Walaupun sedekah itu pada asalnya untuk fakir-miskin, namun juga mencakup semua jalan-jalan kebaikan yang membutuhkan uluran sedekah sebagaimana yang dinyatakan oleh Murtadho Az-Zabidiy dalam Taaj Al-Aruus min Jawaahir al-Qomus (1/6421-Syamilah) dan Al-Imam Ar-Roghib Al-Ashfahaniy dalam Al-Mufrodaat fi Ghorib Al-Qur'an (hal....

Ulasan Ringkas tentang Hukum Mengadu Hewan

Gambar
Ulasan Ringkas tentang Hukum Mengadu Hewan oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc. _hafizhahullah_ Menyabung dan mengadu ayam adalah salah satu kebiasaan sebagian orang. Mereka mengadu antara ayam jantan dengan ayam jantan lainnya. Terkadang ada juga orang yang mengadu ayam betina dengan ayam betina. Di sebagian tempat, ada yang senang mengadu jangkrik. Masih banyak lagi macam dan jenis penyabungan dan pengaduan binatang. Parahnya lagi, ada yang menjadikannya ajang perjudian!! Mungkin ada orang yang bertanya , “Apa hukumnya mengadu binatang, semisal ayam dan lainnya?”

Tiga Nikmat Penghimpun Dunia

Gambar
Tiga Nikmat Penghimpun Dunia  oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc. _hafizhahullah _ Terkadang manusia menilai bahwa kekayaan dunia adalah banyaknya harta benda dan barang-barang dunia, sehingga yang tinggi dan bahagia dalam pandangan mereka adalah mereka yang menghimpun sebagian kekayaan harta benda , dan kedudukan duniawi yang tinggi di tengah manusia. Mereka tidak sadar bahwa hakikat kekayaan dunia, bukanlah pada semua itu. Di dalam sebuah hadits, Rasulullah – shollallohu alaihi wa sallam- bersabda, «مَنْ أصْبَحَ مِنْكُمْ آمِناً في سربِهِ، مُعَافَىً في جَسَدِهِ، عِنْدَهُ قُوتُ يَوْمِهِ، فَكَأنَّمَا حِيزَتْ لَهُ الدُّنْيَا بِحَذَافِيرِهَا» . رواه الترمذي، وقال: (حَدِيثٌ حَسَنٌ غَرِيبٌ) . “Barangsiapa yang diantara kalian merasakan keamanan dalam jiwanya, diberi kesehatan pada jasadnya, dan di sisinya ada makanan seharinya, maka seakan-akan dunia dengan segala isinya telah dihimpun untuknya.” [HR. At-Tirmidziy dalam Sunan -nya (no. 2346). Hadits ini...

Bantahan Khusus untuk Ustadz Adi Hidayat yang Menganggap Zakat Fitri dengan Beras tidak Memiliki Dasar dalam Agama

Gambar
Bantahan Khusus untuk Ustadz Adi Hidayat yang Menganggap Zakat Fitri dengan Beras tidak Memiliki Dasar dalam Agama oleh _Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc._ - hafizhahullah - Ustadz Adi Hidayat adalah seorang dai yang terkenal melalui media sosial, seperti YOUTUBE dan lainnya. Ia merupakan salah satu “ figur ” yang banyak digandrungi oleh kaum muda di Indonesia, dan seringkali mengisi acara-acara ceramah dan khutbah di berbagai tempat di nusantara ini. Belakangan ini, ia mengeluarkan pernyataan kontroversial dalam membela maulid sampai lisannya terpeleset dalam masalah takfir (pengafiran) bagi mereka yang menyatakan bid’ahnya maulid, semata-mata karena Sang Ustadz ingin membela maulid dan para pelakunya. [ https://goo.gl/cgt6mh ] Kali ini, kami tidak akan menanggapi masalah takfir tersebut. Kami hanya akan menyoroti istidlal (pengambilan dalil) yang dilakukan oleh sang ustadz berdasarkan logikanya. Logika Sang Ustadz menyatakan bahwa kal...

Selangit Pahala dan Keutamaan bagi Mereka yang Membangun Masjid

Gambar
Selangit Pahala dan Keutamaan bagi Mereka yang Membangun Masjid (Keutamaan Membangun Masjid) Oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. - hafizhahullah - Ketika Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam - terusir dari kota Makkah, lalu berhijrah ke Madinah, maka amal islami yang pertama kali dilakukan oleh beliau adalah membangun Masjid. Karenanya, para sejarawan Islam menetapkan bahwa Masjid pertama dalam Islam adalah Masjid Quba' yang terletak di pinggiran Kota Madinah sebagaimana yang dinyatakan oleh Al-Hafizh Ibnu Katsir dalam As-Siroh An- dan Nabawiyyah (2/293), As-Suhailiy dalam Ar-Roudh Al-Unuf (2/331) Muhammad Ibn Abdil Wahhab An-Najdiy dalam Mukhtashor As-Siroh (hal. 192). Sebuah pertanyaan besar akan muncul dalam benak kita, "Kenapa Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam- amat memperhatikan dan lebih mengutamakan pembangunan masjid?" Karena, masjid adalah rumah yang mengumpulkan manusia dalam berbagai macam jenis ibadah, tempat berk...