Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2017

Menyembelih Hewan Qurban, Haruskah di Hari Idul Adh-ha saja?

Gambar
Menyembelih Hewan Qurban, Haruskah di Hari Idul Adh-ha saja? Oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. Menyembelih hewan qurban adalah sebuah ibadah yang agung balasannya di sisi Allah –ta’ala-. Setiap tahun ibadah ini dilestarikan oleh kaum muslimin secara turun-temurun. Namun tentu saja ada sisi-sisi yang samar dari ibadah qurban ini, seperti sebagian orang bertanya bahwa haruskah menyembelih qurban di hari lebaran (Idul Adh-ha) saja? Waktu menyembelih hewan qurban adalah setelah selesainya Sholat Idul Adh-ha pada tanggal 10 Dzulhijjah sampai matahari tenggelam pada tanggal 13 Dzulhijjah, yaitu di akhir hari-hari Tasyriq. Jadi, Hari Raya Idul Qurban (10 Dzulhijjah) adalah hari disyariatkan untuk memulai penyembelihan, dan itu adalah waktu yang paling utama dalam penyembelihan, sebab hari itu adalah hari yang termulia di sisi Allah –azza wa jalla-. Demikian pula, hari-hari Tasyriq (11-13 Dzulhijjah), juga merupakan 3 hari penyembelihan. Syaikh M...

Tathoyyur ‘Berprasangka Sial’, Ajaran Jahiliah yang Merebak di Tengah Masyarakat

Gambar
Tathoyyur ‘Berprasangka Sial’,  Ajaran Jahiliah yang Merebak di Tengah Masyarakat Oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. –hafizhahullah- Tathoyyur adalah sebuah kebiasaan dan keyakinan jahiliah yang tersebar dari dahulu sampai sekarang. Penyebarannya bukan hanya di kalangan kaum kafir-musyrik, bahkan juga tersebar pada kaum muslimin yang minim ilmu agama. Tathoyyur adalah bahasa Arab yang terambil dari kata Ø·َائِرٌ (burung). Namun yang dimaksudkan disini adalah merasa sial atau berprasangka sial dengan sesuatu (seperti hari, tempat, binatang, manusia dan lainnya) Awal sejarah tathoyyur itu ada dan disebut demikian, orang Arab dahulu di masa jahiliah bila mau bersafar, atau melakukan urusan apa saja, maka mereka melepaskan burung. Jika burung itu terbang ke arah kanan, maka mereka memandang itu adalah tanda kebaikan sehingga mereka pun bersafar atau melakukan suatu hal. Sebaliknya, bila burung ke kiri, maka itu adalah tanda kebur...

Haramnya Meramal Nasib dan Kejadian dengan Rasi Bintang

Gambar
Haramnya Meramal Nasib dan Kejadian dengan Rasi Bintang Oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. Bintang adalah salah satu diantara makhluk Allah -Azza wa Jalla-. Dia diciptakan untuk tiga tujuan yang mulia. Hanya saja kebanyakan manusia tidak memahami hal itu dengan baik. Bintang diciptakan sebagai penghias langit dan alat untuk merajam (melempar) setan-setan yang ingin mencuri berita dari langit agar selanjutnya mereka kabarkan hal-hal itu kepada wali-wali mereka dari kalangan dukun, paranormal dan tukang sihir. Allah - Ta'ala - berfirman, {ÙˆَÙ„َÙ‚َدْ زَÙŠَّÙ†َّا السَّÙ…َاءَ الدُّÙ†ْÙŠَا بِÙ…َصَابِيحَ ÙˆَجَعَÙ„ْÙ†َاهَا رُجُومًا Ù„ِلشَّÙŠَاطِينِ ÙˆَØ£َعْتَدْÙ†َا Ù„َÙ‡ُÙ…ْ عَذَابَ السَّعِيرِ } [الملك: 5] "Sesungguhnya kami Telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala". (QS. Al-Mulk : 5) Ahli Tafsir Jazirah Arab, Al-...

Nasihat sebelum Bunuh Diri

Gambar
Nasihat sebelum Bunuh Diri Oleh :  Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc.  –hafizhahullah- Hidup adalah anugerah terbesar yang Allah beri.  Dunia dan segala isinya tidak bernilai apa-apa jika dibandingkan dengan arti sebuah kehidupan. Demi mempertahankan hidup, segala usaha dan harta benda rela dikorbankan. Sebab dengan kehidupan kita bisa merasakan susah dan senang sehingga lahir kesabaran dan kesyukuran . Hanya saja sebagian orang, ada yang tidak tahu tentang besarnya arti kehidupan. Ia menyia-nyiakan NIKMAT HIDUP yang Allah berikan, dengan membunuh diri dan mengakhiri hidupnya!! Mereka bersikap pengecut untuk lari dari kenyataan, karena tidak mampu menghadapi tantangan hidup. Kegagalan dan musibah yang seharusnya dihadapi dengan jiwa yang tegar, kesabaran yang kuat dan dada yang lapang, menjadi sirna karena ditutupi oleh selimut ketakutan dan putus asa. Mereka mengira, dengan mengakhiri hidup akan menyelesaikan problema. Pada...

Benarkah Ada Jin Pengganggu Bayi yang Bernama Ummu Shibyan?

Gambar
Benarkah Ada Jin Pengganggu Bayi yang Bernama Ummu Shibyan? Oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. Sebuah khurofat yang tersebar di masyarakat, adanya sosok jin yang bernama  “Ummu Shibyan”. Keyakinan ini menyeruak di masyarakat kita melalui media-media, dan ceramah-ceramah yang disampaikan oleh sebagian dai dan muballigh tentang cerita khurofat yang berkaitan dengan Ummu Shibyan yang sangat merusak aqidah masyarakat. Suatu hari, kami berselancar di dunia maya untuk mencari suatu hajat yang kami butuhkan hari itu. Tiba-tiba kami terantarkan kepada sebuah situs yang membuat sebuah artikel tentang “Ummu Syibyan” ini, di sebuah koran digital nasional. Si penulis artikel tersebut berkata, “Apa kerja jin Ummu Sibyan? Kerja dia tak lain tak bukan ialah mengganggu bayi yang baru dilahirkan dan kanak-kanak (biasanya kurang dari 2 tahun) serta wanita yang mengandung. Jin Ummu Sibyan memiliki muka yang mengerikan dengan mata yang besar dan berjalan di dinding s...

Cinta Sebatas Pengakuan

Gambar
  Cinta Sebatas Pengakuan Oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. –hafizhahullah- Cinta adalah sebuah kata yang manis di mulut. Setiap orang pasti memilikinya dan pernah merasakannya, sebab ia adalah tabiat yang terpatri dalam sanubari setiap insan yang normal. Jika anda berbicara tentang cinta, maka ia laksana lautan yang tak bertepi, ataukah padang pasir yang amat luas. Karenanya, manusia telah berbicara tentang "cinta" sejak zaman bapak kita yang pertama, Adam – alaihis salam -. Cinta adalah penggerak bagi segala sesuatu yang dilakukan oleh seseorang. Cinta adalah sesuatu yang tak bisa dipandang secara kasatmata, namun pengaruhnya tak mungkin dipungkiri. Banyak orang yang mengaku memiliki cinta dalam hati, tapi hakikatnya ia tak memilikinya. Hatinya kosong dari cinta yang hakiki.

Manakah yang Utama dalam Qurban : Kambing atau Sapi?

Gambar
Manakah yang Utama dalam Qurban : Kambing atau Sapi? Sebagian kaum muslimin sering kali bertanya tentang hewan ternak manakah yang lebih afdhol dan utama untuk diqurbankan? Apakah sapi atau domba (sejenis kambing), atau yang lainnya? Pertanyaan ini saat mereka ingin meraih pahala qurban yang terbesar, sehingga muncullah pertanyaan seperti ini. Untuk menjawab pertanyaan ini, ada baiknya kita petikkan bagi para pembaca fatwa seorang ulama ternama, yaitu Syaikh Abdul Aziz bin Baz –rahimahullah-, mantan mufti KSA.

Berita Wahyu tentang Adanya Siksa Kubur

Gambar
Berita Wahyu tentang Adanya Siksa Kubur Oleh : Ust. Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. – hafizhahullah - Siksa kubur di alam Barzakh (alam kubur) adalah perkara yang sudah lama diyakini oleh para ulama Ahlus Sunnah wal Jama'ah dari zaman kenabian sampai hari ini. Aqidah (keyakinan) tentang perkara ini hanyalah diingkari oleh orang-orang yang menyimpang dari kalangan ahli bid'ah, seperti kaum Mu'tazilah, Khawarij, Jahmiyyah, sekte Qur'aniyyun dan Syi'ah-Rofidhoh. Pengingkaran ini kemudian dilanjutkan oleh sebuah jama'ah dakwah yang kita kenal dengan "Hizbut Tahrir" !! Pengingkaran ini menyalahi petunjuk Al-Qur'an dan sejumlah hadits-hadits shohih serta atsar dari para salaf. Oleh karena itu, kita amat heran terhadap para pengingkar adzab (siksa) kubur, sebab dalil telah nyata dalam menetapkan hal ini. Akan tetapi mereka tetap membangkang dan mengingkari sebuah aqidah yang telah pasti dan ditetapkan oleh semua ulama Ahlus...

Kiblat, Haruskah Berubah?

Gambar
Kiblat, Haruskah Berubah? oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc. -hafizhahullah- Beberapa waktu yang silam, kaum muslimin dikagetkan dengan polemik yang muncul seputar masalah penetapan arah kiblat, sehingga banyak diantara kaum muslimin yang bingung, karena tiba-tiba arah kiblat mereka “harus” berubah. Realita ini mengundang pro dan kontra diantara kaum muslimin, bahkan terkadang berujung kepada perdebatan, pertengkaran, perpecahan, dan perkelahian antara jama’ah dalam sebuah masjid. Sekelompok diantara mereka ada yang bertahan dengan arah kiblat yang lama, dengan alasan bahwa andaikan kiblatnya salah, maka sholat kaum muslimin tak ada yang sah, kecuali hari ini. Kelompok lainnya bersikeras bahwa kiblat harus berubah dan berpindah arah, sebab teknologi dan ilmu falak membuktikan arah kiblat yang benar. Menjawab polemik yang membingungkan ini, maka ada baiknya kita kembali kepada penjelasan para ulama yang mumpuni, berdasarkan tuntunan al-Qur’an ...