Selasa, 08 Agustus 2017

Manakah yang Utama dalam Qurban : Kambing atau Sapi?



Manakah yang Utama dalam Qurban : Kambing atau Sapi?

Sebagian kaum muslimin sering kali bertanya tentang hewan ternak manakah yang lebih afdhol dan utama untuk diqurbankan? Apakah sapi atau domba (sejenis kambing), atau yang lainnya?

Pertanyaan ini saat mereka ingin meraih pahala qurban yang terbesar, sehingga muncullah pertanyaan seperti ini.

Untuk menjawab pertanyaan ini, ada baiknya kita petikkan bagi para pembaca fatwa seorang ulama ternama, yaitu Syaikh Abdul Aziz bin Baz –rahimahullah-, mantan mufti KSA.


Beliau pernah ditanya oleh seseorang dengan pertanyaan berikut :
أيهما أفضل في الأضحية الكبش أم البقرة
“Manakah yang lebih utama dalam qurban : domba atau sapi?”

Syaikh Abdul Aziz bin Bazrahimahullah- menjawab :
ج: الأضحية من الغنم أفضل، وإذا ضحى بالبقر أو بالإبل فلا حرج، والرسول صلى الله عليه وسلم كان يضحي بكبشين، وأهدى يوم حجة الوداع مائة من الإبل. والمقصود أن ضحى بالغنم فهي أفضل، ومن ضحى بالبقر أو بالإبل -الناقة عن سبعة، والبقرة عن سبعة- فكله طيب ولا حرج." اهـ من مجموع فتاوى ابن باز (18/ 43)
“Berqurban dengan kambing adalah lebih utama. Jika seseorang berqurban dengan sapi, atau unta, maka tidak ada masalah.
Rasulullah –shallallahu alaihi wa sallam- dahulu berqurban dengan dua domba (sejenis kambing), dan beliau juga menyembelih hadyu (hewan yang wajib disembelih setiap jamaah haji dengan haji qiron dan tamattu’, -pent.) pada Hari Haji Wada’ sebanyak 100 ekor unta.
Yang diinginkan (disini), jika ia berqurban dengan kambing, maka itulah yang afdhol (paling utama).

Barangsiapa yang berqurban dengan dengan sapi atau unta –seekor unta untuk 7 orang dan seekor sapi untuk 7 orang-, maka semua ini baik, tidak ada masalah.” [Lihat Majmu’ Fatawa Ibni Baaz (18/43)]

===============================

INFO PENTING

===============================

Dukung Kami

Dalam membantu pembangunan ruang belajar Pesantren Al-Ihsan Gowa, yang dibina oleh Ust. Ibnu Yunus, Ust. Nashrul Haqq, Ust. Abdul Qodir Abu Fa'izah, dkk.


“ إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ 



"Jika manusia meninggal, maka terputuslah amal-amalnya, kecuali dari tiga jalan : sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak sholih yang mendoakan kebaikan baginya".
[HR. Muslim (no. 1631)]


# Bagi anda yang ingin mencari sedekah jariyah dan amal jariyah, silakan kirim sebagian rezki anda melalui :

BRI. Unit Borong Loe

(no. rekening : 5082-0101-7462-539)
atas nama :
SEKOLAH MA'HAD AL-IHSAN

Kontak Person :

0822-1441-0000 (Saudara Nurhadi Hasan)
0852-4154-8039 (Saudara Bahriadi, SE.)
0821-8831-3323 (Saudara Muhammad Sabir)


Jazakumullohu khoiron (semoga Allah membalas anda dengan balasan kebaikan) atas sumbangsih dan doanya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar