Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2018

Derajat Hadits tentang Sahabat Calon Penghuni Surga yang tidak Menyimpan Dendam dan Hasad kepada Orang Lain

Gambar
Derajat Hadits tentang Sahabat Calon Penghuni Surga yang tidak Menyimpan Dendam dan Hasad kepada Orang Lain oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. – hafizhahullah - Disana tersebar sebuah kisah yang masyhur tentang seorang sahabat yang dijamin masuk surga, karena ia tidak menyimpan dendam dan hasad kepada kaum muslimin di dalam hatinya. Namun apakah hadits ini shohih ataukah justru lemah? Berikut lafazh-nya dan penelitian derajatnya, عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ: بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ إِذْ قَالَ: «يَطْلُعُ عَلَيْكُمُ الْآنَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ» ، قَالَ : فَاطَّلَعَ رَجُلٌ مِنَ الْأَنْصَارِ، تَنْطِفُ لِحْيَتُهُ مِنْ مَاءِ وُضُوئِهِ، مُعَلِّقٌ نَعْلَيْهِ بِيَدِهِ الشِّمَالِ، فَلَمَّا كَانَ مِنَ الْغَدِ، قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يَطْلُعُ عَلَيْكُمُ الْآنَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ» [ص:242]، فَاطَّلَعَ ذَلِكَ الرَّجُلُ عَلَى مِثْلِ...

Nasib Tukang Adzan

Gambar
Nasib Tukang Adzan Oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. -hafizhahullah- Banyak orang yang meremehkan para tukang adzan, dan memandangnya dengan penuh hina dan sinis. Apalagi jika orangnya memang berperawakan kurang tampan serta hidup di bawah garis kemiskinan. Para tukang adzan sering dipandang sebelah mata dan kurang diperhatikan oleh manusia. Demikianlah ia dihinakan oleh manusia, karena memang pada umumnya tugas adzan bukanlah “tempat basah” yang mendatangkan rupiah, sehingga banyak orang yang enggan menjabat tugas tersebut, kecuali segelintir orang yang ikhlash lagi penyabar. Terkadang keengganan itu dilatari oleh keduniaan, dan terkadang juga karena kejahilan kaum muslimin tentang kedudukan adzan dan keutamaan para mu’adzdzin (tukang adzan) di sisi Allah. Padahal jika kita mau membuka lembaran kitab-kitab hadits Nabi - Shallallahu alaihi wa sallam -, maka kita akan terheran dan berkata dalam hati, “Alangkah besarnya fadhilah (keutamaan) a...

Menjawab Sebagian Kesalahan dalam Praktik Ruqyah

Gambar
Menjawab Sebagian Kesalahan dalam Praktik Ruqyah oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. ­-hafizhahullah- Ruqyah alias jampi-jampi adalah perkara yang telah ada di zaman Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, bahkan telah dilakukan oleh kaum musyrikin. Hanya saja ruqyah mereka berisi kesyirikan dan kekafiran. Adapun  ruqyah dalam Islam adalah metode pengobatan yang menggunakan Al-Qur’an, dan dzikir-dzikir yang pernah diajarkan oleh Nabi -Shallallahu alaihi wa sallam-, atau dzikir yang mengandung makna yang baik, tak menyelisihi syariat. Tujuan ruqyah untuk mengobati orang yang sakit, dengan berbagai macam penyakitanya, baik yang medis atau non medis. Merebaknya kegiatan ruqyah me- ruqyah perlu mendapatkan tanggapan dan perhatian agar para pe- ruqyah tidak keliru dalam melakukan ruqyah . Sebab, sering kita menemukan banyak terjadi pelanggaran dalam kegiatan ini sehingga perlu kiranya para pembaca dan lainnya mengetahui beberapa perkara beriku...

Sihir, Perniagaan yang Melahirkan Petaka

Gambar
Sihir, Perniagaan yang Melahirkan Petaka oleh : Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah, Lc. –hafizhahullah- Niaga alias jual-beli adalah perkara yang disyariatkan dan dihalalkan oleh Allah dalam agama kita dan mengharamkan riba yang mendatangkan kerugian dunia dan akhirat. Perniagaan selama dalam batas syariat adalah perkara yang boleh dan baik. Adapun perniagaan iman dengan para setan dari kalangan jin dan manusia, maka ia adalah perkara yang tercela. Perniagaan yang mengorbankan iman dan menjadikan iman sebagai tumbal alias bayarannya adalah hal yang amat terlarang. Ia adalah perniagaan yang melahirkan petaka. Salah satu perniagaan iman yang terlarang ini, belajar sihir dari setan (jin), dengan berbagai macam jalan dan praktiknya yang membawa manusia menuju jurang kehancuran dan kebinasaan dalam urusan dunia dan akhirat!