Selasa, 20 Juni 2017

Adakah Zakat Fitrah bagi Orang yang Meninggal di Bulan Romadhon?


Adakah Zakat Fitrah bagi Orang yang Meninggal 
di Bulan Romadhon?

oleh :
Ustadz Abdul Qodir Abu Fa'izah, Lc.
-hafizhahullah-

Zakat Fitri terambil dari kata al-fithr (الفطر), dan lebih dikenal di Indonesia dengan “Zakat Fitrah”, walaupun penamaan ini keliru, dan yang benar adalah “Zakat Fitri”.

Zakat Fitri adalah zakat dan sedekah  yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim yang mendapati Romadhon, dan zakat ini wajib dikeluarkan saat berakhirnya Romadhon yang ditandai dengan tenggelamnya matahari pada malam Ied.

Jika seorang muslim yang mukallaf meninggal saat malam lebaran dan keluarnya Romadhan dengan tenggelamnya matahari saat itu, maka ia tidak wajib membayar ZAKAT FITRI.

Sebaliknya, jika ada seorang bayi yang lahir di malam lebaran, setelah tenggelamnya matahari yang mengakhiri bulan Romadhon, maka juga tidak ada kewajiban zakat fitri bagi bayi ini. Sebab, bayi ini teranggap tidak mendapati Romadhon.

Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaiminrahimahullah- menerangkan kepada kita dua perkara ini,

ولو مات الإنسان قبل غروب الشمس ليلة العيد لم تجب فطرته أيضاً؛ لأنه مات قبل وجوب سبب الوجوب." اهــ من مجموع فتاوى ورسائل العثيمين (18/ 257)
“Andaikan ada seseorang yang meninggal sebelum matahari tenggelam pada malam Ied (malam lebaran), maka tidak wajib baginya zakat fitri. Karena, ia meninggal sebelum munculnya sebab kewajiban (untuk membayar zakat fitri).” [Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosa’il Al-Utsaimin (18/257)]

Syaikh Al-Utsaimin –rahimahullah- juga jelaskan,
فلو ولد للإنسان ولد بعد مغيب الشمس ليلة العيد لم تلزمه فطرته وإنما تستحب
“Andaikan dilahirkan seorang anak bagi seseorang, setelah tenggelamnya matahari pada malam ied (lebaran), maka tidak terharuskan baginya (mengeluarkan) zakat fitri; hanya dianjurkan.” [Lihat Majmu’ Fatawa wa Rosa’il Al-Utsaimin (18/257)]

Demikian hukum zakat fitri bagi mereka yang meninggal di Bulan Romadhon, dan bayi yang lahir setelah selesainya Romadhon.

===============================

Dukung Kami

Dalam membantu pembangunan ruang belajar Pesantren Al-Ihsan Gowa, yang dibina oleh Ust. Ibnu Yunus, Ust. Nashrul Haqq, Ust. Abdul Qodir Abu Fa'izah, dkk.


“ إِذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثَةٍ إِلاَّ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ 



"Jika manusia meninggal, maka terputuslah amal-amalnya, kecuali dari tiga jalan : sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak sholih yang mendoakan kebaikan baginya".
[HR. Muslim (no. 1631)]


# Bagi anda yang ingin mencari sedekah jariyah dan amal jariyah, silakan kirim sebagian rezki anda melalui :

BRI. Unit Borong Loe

(no. rekening : 5082-0101-7462-539)
atas nama :
SEKOLAH MA'HAD AL-IHSAN

Kontak Person :

0822-1441-0000 (Saudara Nurhadi Hasan)
0852-4154-8039 (Saudara Bahriadi, SE.)
0821-8831-3323 (Saudara Muhammad Sabir)




Jazakumullohu khoiron (semoga Allah membalas anda dengan balasan kebaikan) atas sumbangsih dan doanya.


2 komentar:

  1. bismillah....
    afwan ustadz, ana ada beberapa pertanyaan dari teman.

    1. bgmn sbnrx hukum poligami yg sesuai syariat, bgmn istri brsikap kpd suami yg ingn poligami?

    2. bgaimana puasax seorang wanita yg suntik kb disiang hari ?

    3. Ditempat saya waktu pembagian zakat fitrah, dari tahun ketahun bagi yg sering semaan al quran dimusola sama yg sering bersih2 musola mendapat bagian zakat, padahal termasuk golongan yg mampu. Itu hukumnya bagaimana ya?

    4. tanya samyang yg kmrin beredar kan ada kandungan babinya ya, terus dibuang di kasihkan ayam, terus ayamnya gitu ikut haram kah dimakan?

    5. bolehkah orang yg membayar zakat dapat jg pemberian zakat dr desa krn ibu Janda & zakatx berupa uang?
    Begini. Ibu ini adalah Janda,dapat pembagian zakat dr desa setempat,tp ibu ini jg membayar zakat fitrahnya.

    jazaakallahu khairan
    baarokallahu fiyk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jawaban untuk beberapa pertanyaan itu :
      (1) Poligami sesuai syariat adalah poligami yang dilakukan oleh seseorang saat ia mampu menafkahi semua istri anak-anaknya, dan dilakukan ikhlash dalam mencari pahala. Sebab poligami adalah ajang berinfaq dan ber-ta'awun dalam kebaikan antara suami dengan beberapa istrinya dalam perkara-perkara yang baik.

      (2) Puasa seorang yang disuntik perlu dirinci :
      * Kalau suntik itu sebagai pengganti makanan atau
      minuman yg menghilangkan rasa lapar dan dahaga, maka
      suntik itu membatalkan puasanya.
      * Tapi kalau bukan pengganti makanan atau minuman,
      cuma sekedar obat, maka suntik itu tidak membatalkan
      puasanya.

      3. Orang yang mampu haram hukumnya mengambil zakat fitri.

      4. Insya Allah, ayamnya ndak ikut najis atau haram, kecuali jika makanan pokoknya adalah najis, maka sebelum disembelih, harus diberi makanan halal selama 3 hari.

      5. Jika ibu janda itu miskin, maka boleh. Tapi jika ia mampu, maka haram. Wallahu a'lam bish showab.

      Hapus